83 Tukik Penyu Lekang Diselamatkan di Pantai Wediombo Gunungkidul
Yogyakarta: Pantai Wediombo, Kabupaten Gunungkidul, kembali menjadi lokasi penetasan penyu lekang. Puluhan tukik hasil penetasan alami berhasil diselamatkan petugas dan dilepasliarkan ke laut.
Petugas SAR Satlinmas Korwil I Gunungkidul menemukan sarang penyu lekang setelah melihat jejak baru di pasir, sekitar satu setengah bulan setelah induk penyu naik ke pantai untuk bertelur. Sarang tersebut berada di kawasan yang menjadi jalur aktivitas wisatawan.
Untuk mencegah gangguan dan meningkatkan peluang hidup tukik, petugas mengevakuasi seluruh tukik ke tempat yang lebih aman. Dari ratusan tukik yang ditemukan, 83 ekor berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup, sementara sisanya ditemukan mati di dalam sarang. Tukik kemudian ditempatkan sementara dalam boks berisi pasir sebelum dilepasliarkan ke habitat alaminya.
Prosesi pelepasliaran dipimpin Bupati Gunungkidul; Endah Subekti Kuntariningsih, didampingi Kapolres Gunungkidul, serta diikuti masyarakat dan wisatawan sesuai prosedur konservasi.
Endah mengatakan pantai-pantai di pesisir selatan Gunungkidul merupakan habitat alami penyu lekang untuk bertelur. Pantai Wediombo menjadi salah satu lokasi dengan temuan sarang terbanyak dibandingkan pantai lainnya.
“Ini bagian dari konservasi dan juga wisata minat khusus, khususnya di Wediombo. Selama kami menjabat, memasuki tahun kedua, kita bisa mendapatkan telur tukik yang kemudian menetas,” ujar Endah, Senin, 10 Agustus 2026.
Sebelum pelepasliaran, petugas memberikan edukasi kepada wisatawan mengenai tata cara melepas tukik. Wisatawan tidak diperbolehkan memegang tukik secara langsung dengan tangan. Tukik juga diletakkan membelakangi arah laut agar dapat mengenali karakteristik pantai kelahirannya melalui insting alami.
“Beruntung sekali, sekalian liburan kami juga dapat momen untuk pelepasan tukik ini,” ujar salah satu wisatawan, Anung Bowo Febrianto.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga habitat penyu lekang agar satwa dilindungi tersebut terus dapat beregenerasi di pesisir selatan Gunungkidul.(*)
