Lima Kecamatan di Pegunungan Argopuro Masih Tergenang Banjir
Probolinggo :Lima Kecamatan di sisi Timur Kabupaten Probolinggo masih Tergenang pasca banjir kiriman dari Pegunungan Argopuro, masih belum juga surut.
Hujan deras menyebabkan sejumlah anak sungai meluap, mulai dari Sungai Glagas, Sungai Kertosono hingga Sungai Patemon.
Akibatnya lima Kecamatan yang berada di sisi Utara hingga Timur terendam yakni Kecamatan Kraksaan, Kecamatan Krejengan, Kecamatan Besuk, Kecamatan Gading dan Kecamatan Paiton.
Sejumlah ruas jalan dan ratusan rumah tergenang banjir. Salah satunya di Jalan Insinyur Juanda, Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan, Probolinggo.
Ruas jalan sepanjang satu kilometer ini tampak masih terendam hingga ketinggian 30 centimeter.
Akibatnya sejumlah kendaraan roda dua yang nekat melintas, mogok hingga pengendara tidak bisa melanjutkan perjalanan.
Selain menenggelamkan jalan protokol, banjir juga merendam rumah-rumah warga yang ada di kanan kiri. Ketinggian banjir bervariasi mulai dari 30 sentimeter hingga 60 centimeter.
Warga mengaku banjir bermuka dari hujan yang sangat deras terjadi sejak Sabtu petang, 21 Februari. Pada malam hari ketinggian air mulai naik sampai masuk ke dalam rumah warga.
"Belum bisa bersih-bersih karena air masih menggenang di dalam rumah. Semoga segera bisa surut airnya," ujar Soraya, Warga Kelurahan Patokan.
Seperti telah diinformasikan sebelumnya bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo telah mengevakuasi sejumlah warga yang terjebak banjir.
Sampai saat ini pihak Pemerintah Daerah melalui BPBD Kabupaten Probolinggo masih melakukan Asesmen terkait bencana Hidrometeorologi ini.
Beruntung tidak ada korban jiwa akibat banjir kali ini namun kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Selain itu musibah banjir ini juga membuat kekhawatiran baru warga yang membutuhkan makanan siap saji untuk buka dan sahur selain kebutuhan logistik lainnya.
Banjir kali ini menjadi pengingat keras bahwa cuaca ekstrem masih mengintai. Warga diminta untuk tetap siaga terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.(*)

