Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Polda Jabar Matangkan Skema Mudik 2026: Strategi ‘One Way’ Hingga Jaga Rumah Kosong

Karawang : Menjelang momentum mudik Lebaran 2026, Polda Jawa Barat mulai mematangkan strategi besar guna menjamin kelancaran arus lalu lintas. Tidak hanya fokus pada rekayasa jalan, tahun ini jajaran kepolisian juga mengedepankan sisi humanis dengan menyediakan titik istirahat berbasis tempat ibadah bagi para pemudik.
Foto ilustrasi Mudik

Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan, menegaskan bahwa koordinasi lintas sektoral akan segera difinalisasi melalui Rapat Koordinasi (Rakor) yang dimulai pada Senin, 2 Maret 2026.

Inovasi Humanis: Masjid Jadi Pos Pelayanan Mudik

Salah satu terobosan menarik dalam pengamanan tahun ini adalah pemanfaatan masjid-masjid strategis di sepanjang jalur arteri sebagai Pos Pelayanan. Bekerja sama dengan TNI, posko ini dirancang agar pemudik bisa beristirahat dengan lebih nyaman dan khidmat.

“Kami akan membangun pos di masjid-masjid tertentu yang layak. Masyarakat dapat singgah untuk beristirahat. Insya Allah, kami siapkan sedikit minuman dan makanan ringan ala kadarnya, seperti singkong rebus, untuk membantu memulihkan tenaga teman-teman pemudik,” ujar Irjen Rudi Setiawan, Minggu (1/3/2026).

Langkah ini diambil untuk menekan angka kecelakaan yang sering dipicu oleh kelelahan pengemudi, terutama mereka yang melintasi jalur non-tol.

Fokus Tol Cipali dan Rekayasa One Way

Di sektor jalan bebas hambatan, Tol Cipali diprediksi tetap menjadi titik paling krusial. Konsentrasi kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah dipastikan mengalami peningkatan signifikan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polda Jabar akan menerapkan rekayasa lalu lintas berskala nasional di bawah kendali Korlantas Polri.

“Sama seperti tahun lalu, konsentrasi utama adalah jalan tol. Nanti akan diberlakukan one way nasional, one way sepenggal, hingga rekayasa lokal sesuai kebutuhan di lapangan,” jelas Kapolda.

Selain badan jalan, area istirahat (rest area) juga mendapat perhatian khusus guna mencegah penumpukan kendaraan yang dapat mengunci arus lalu lintas.

Simpul Macet Arteri: Nagreg hingga Gentong Tetap Jadi Perhatian
Bagi pemudik jalur Selatan, titik-titik klasik seperti Nagreg, Naringgul, hingga Gentong masih dipetakan sebagai zona langganan kepadatan. Polda Jabar menyiagakan personel di simpul-simpul tersebut untuk memastikan volume kendaraan yang melonjak tetap dapat mengalir.

Pengamanan Total: Rumah Kosong dan Tempat Ibadah

Kapolda menambahkan bahwa fokus Polri tidak hanya terpaku di jalan raya. Pengamanan juga mencakup:
Lingkungan Permukiman: Patroli intensif untuk menjaga rumah-rumah yang ditinggal mudik oleh pemiliknya.
Tempat Ibadah: Menjamin keamanan pelaksanaan sholat Idul Fitri di seluruh wilayah Jawa Barat.
Destinasi Wisata: Pengawasan pada arus balik dan lokasi hiburan pasca-Lebaran.

“Kami ingin ibadah Idul Fitri ini berlangsung aman, termasuk kediaman masyarakat yang ditinggal mudik. Semua menjadi fokus pengamanan kami,” pungkasnya.(*)

WEB UTAMA
Hide Ads Show Ads