Hari ini
Cuaca 0oC
BREAKING NEWS

Den K9 SAR Polri Perkuat Pencarian Korban Longsor-Pasirlangu

Jakarta : Polri menerjunkan Detasemen K9 Unit SAR Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri ke Desa Pasirlangu. Pengerahan memperkuat pencarian korban longsor di Kecamatan Cisarua.

Personel Den K9 SAR Polri mengikuti apel kesiapan sebelum diterjunkan mencari korban longsor di Desa Pasirlangu, Bandung Barat, Minggu, 25 Januari 2026 (Foto: Dokumentasi/Humas Polri)

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan pengerahan K9 sebagai komitmen Polri dalam misi kemanusiaan. Kehadiran tersebut, kata dia, menjadi wujud nyata negara di tengah masyarakat terdampak.

“Pengerahan Den K9 SAR adalah bentuk nyata kehadiran negara melalui Polri dalam misi kemanusiaan. Seluruh kekuatan dikerahkan maksimal agar korban segera ditemukan dan dievakuasi,” kata Trunoyudo dalam keterangannya, Jakarta, Minggu, 25 Januari 2026.

Sebanyak 20 personel Den K9 SAR diterjunkan dipimpin IPTU Erasmus selaku Katim K9. Tim didukung veteriner, handler, pelindung, dan pengemudi.

"Tim membawa enam satwa pelacak K9 bernama Walet, Ari, Rubin, Dasa, Gyra, dan Sita. Satwa memiliki keahlian utama cadaver search atau pencarian korban meninggal," katanya. 

Untuk mobilitas, tim dilengkapi satu truk boks dan empat kendaraan ransus Navara K9. Sarana tersebut menjamin kecepatan dan efektivitas pergerakan operasi.

Trunoyudo menegaskan, Polri hadir sebagai garda terdepan misi kemanusiaan. Komitmen tersebut merupakan implementasi Transformasi Polri Presisi.

“Polri berkomitmen hadir di setiap situasi darurat untuk memastikan keselamatan masyarakat. Ini merupakan bentuk implementasi Transformasi Polri Presisi yang humanis dan responsif,” katanya.

Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, memberikan pengarahan langsung kepada unsur terkait penanganan bencana, termasuk para pimpinan daerah. Gibran meminta agar semua elemen turun dan memastikan penanganan berjalan optimal.

“Seluruh korban harus mendapat perhatian maksimal. Bantuan harus tepat sasaran dan diprioritaskan bagi kelompok rentan,” ujarnya. 

Berdasarkan data sementara longsor mengakibatkan 11 orang meninggal dunia pada pukul 12.00 WIB, Minggu, 25 Januari 2026. Sebanyak 23 orang ditemukan selamat dan sekitar 79 warga masih dalam pencarian.

Total warga terdampak tercatat antara 114 hingga 123 orang dengan 37 kepala keluarga. Sekitar 20 rumah dilaporkan tertimbun material longsor.(*)

WEB UTAMA
Hide Ads Show Ads