Awal Tahun 2026 Harga Daging Ayam Naik, Pedagang Keluhkan Sepinya Pembeli
Lamongan : Memasuki awal tahun 2026 harga daging ayam di Pasar tradisional Sidoharjo, Kota Lamongan, Jawa Timur alami kenaikan. Kenaikan harga daging ayam yang cukup signifikan membuat daya beli masyarakat menjadi menurun. Meski demikian, harga bumbu dapur justru alami penurunan harga.
Menurut pedagang daging ayam, harga ayam yang sebelumnya dikisaran Rp35.000, kini menjadi Rp38.000 per kilogram. Kenaikan ini diduga akibat faktor cuaca buruk yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
Menurut pedagang di Pasar Sidoharjo, Lamongan volume penjualan ayam pun turun drastis dari yang biasanya mencapai tiga kuintal per hari, kini hanya mampu terjual sekitar dua kuintal saja.
“Harga daging ayam potong naik sudah beberapa pekan ini, stoknya banyak tapis sepi pembeli. Biasanya sehari bisa menjual tiga kuintal, kini hanya dua kuintal saja,“ ujar Husnul Khotimah kepada tvrinews, Kamis 1 Januari 2025.
Berbeda dengan harga daging ayam, sejumlah komoditas bumbu dapur justru mengalami penurunan harga yang cukup tajam. Bawang merah kini dijual seharga Rp 35.000 dari harga sebelumnya Rp40.000 per kilogram.
Sementara untuk komoditi cabai rawit juga turun lima ribu rupiah di angka Rp40.000 per kilogram yang sebelumnya di harga Rp 45.000 perkilogram . Sedangkan untuk cabai besar mengalami penurunan signifikan dari Rp 60.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.
Jika cabai rawit turun, harga komoditi bawang putih melah mengalami kenaikan sebesar tiga ribu rupiah mejadi Rp35.000 perkilogram.
“Pasar sepi belum normal karena harga masih banyak yang naik,“ ujar pedagang lainnya, Sutri.
Selain faktor cuaca hujan yang membuat warga enggan keluar rumah , maraknya tren belanja bahan pokok secara daring atau online diduga menjadi penyebab utama berkurangnya pengunjung pasar.
Para pedagang berharap kondisi ini segera membaik dan harga kebutuhan pokok kembali stabil agar aktivitas ekonomi di Pasar Tradisional Sidoharjo bisa kembali normal.(*?

