Pilkades Digital Cianjur, 490 Kotak Logistik Didistribusikan ke 47 Desa
CIANJUR – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mendistribusikan logistik untuk Pemilihan Kepala Desa Serentak secara digital ke 47 desa yang akan menggelar pemilihan pada 8 November 2026.
Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa DPMD Cianjur Dendi Rinaldi di Cianjur, Selasa, mengatakan jadwal pendistribusian perlengkapan pemungutan suara, petugas, serta pendamping segera dilakukan dalam dua hari ke depan.
Pendistribusian dimulai Jumat (6/11) dari sekretariat panitia kabupaten menuju 16 titik penjemputan di 47 desa, di mana logistik yang dikirim sekitar 490 kotak berisi tablet, dan printer, termasuk sejumlah peralatan pendukung lainnya.
"Seluruh perangkat tersebut akan diperiksa kembali bersama pihak provinsi dan penyedia sebelum didistribusikan, di mana pengecekan terakhir dilakukan, provinsi dan penyedia sudah memberikan jaminan terkait ketersediaan dan kesesuaian perangkat," katanya.
Persiapan pelaksanaan Pilkades digital saat ini sudah mencapai sekitar 95 persen, sementara panitia tingkat desa hampir setiap hari melakukan simulasi kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman mengenai tata cara pemungutan suara menggunakan perangkat digital.
Untuk antisipasi kemungkinan gangguan saat pemungutan suara, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak penyedia agar menyiapkan perangkat cadangan, termasuk tenaga teknis di setiap wilayah untuk membantu ketika terjadi kendala.
Saat ini, ungkap dia, tahapan kampanye masing-masing calon sudah berjalan dan setelah tahapan kampanye memasuki masa tenang selama tiga hari mulai 5-7 November dan pemungutan suara dilakukan pada 8 November.
"Panitia tingkat desa melakukan berbagai cara guna mendorong pemilih untuk datang ke TPS pada hari H termasuk dalam kampanye calon kades mengajak hal yang sama, sehingga target partisipasi dapat mencapai 90 persen di setiap desa," katanya.
Sedangkan saat masa tenang pihaknya meminta seluruh calon kepala desa dan tim sukses tidak melakukan kampanye hitam atau terselubung sesuai ketentuan yang telah disepakati bersama panitia.
Bahkan pihaknya telah mempersiapkan simulasi pengamanan yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan, dengan sekretariat untuk mendukung pelaksanaan Pilkades telah dibentuk dan mulai beroperasi Jumat 6 November.(*)
