Peringatan Keras, Presiden-Prabowo Beri Ultimatum Kader Gerindra yang Melanggar Hukum
Bogor : Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak akan melindungi kader Partai Gerindra yang melanggar hukum. Kepala Negara memastikan, setiap pelanggaran hukum akan diproses tanpa pandang bulu.
“Kalau (ada kader) Gerindra brengsek, Gerindra pun saya tangkap, saudara-saudara. Jangan macam-macam, tidak ada itu, kita semua bergerak,” kata Presiden Prabowo dalam Taklimat Presiden pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Senin, 2 Februari 2026.
Presiden Prabowo menegaskan, dirinya tidak pernah menilai seseorang berdasarkan afiliasi partai politik. Menurutnya, dukungan diberikan atas dasar kepentingan rakyat dan negara, bukan kepentingan kelompok.
Presiden Prabowo kembali menekankan bahwa perbedaan politik tidak boleh menjadi alasan diskriminasi dalam pemerintahan. Ia menegaskan kepentingan bangsa harus berada di atas kepentingan politik praktis.
“Tapi saya tidak tanya dia, saya tidak tanya dia, kebetulan istrinya Gerindra. Tidak ada urusan saya,” ujarnya.
Presiden menyampaikan, Indonesia membutuhkan persatuan untuk membangun masa depan yang lebih baik. Ia mengingatkan, permusuhan dan konflik hanya akan memecah belah bangsa.
“Jadi pertandingan ya pertandingan, harus ada pemilihan, dua calon, tiga calon, lima calon, tidak apa-apa, bagus. Tapi begitu selesai, sudahlah, kerja, ini yang saya tawarkan, ayo bekerja untuk rakyat,” ucap Presiden Prabowo dengan tegas.(*)
