Hari ini
Cuaca 0oC
Karawang Terkini

Viral Motor Listrik Trail Diduga Milik BGN Terparkir di Tempat Sampah BKT Bekasi, Warganet Soroti Pengadaan MBG

Bekasi : Video yang memperlihatkan deretan motor listrik trail terparkir di lokasi yang menyerupai tempat pembuangan sampah di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), dekat Eka Hospital Bekasi, viral di media sosial.

Viral Motor Listrik Trail Diduga Milik BGN Terparkir di Tempat Sampah BKT Bekasi, Warganet Soroti Pengadaan MBG

Dalam video tersebut, puluhan motor trail listrik berwarna hijau dan putih tampak berjejer rapi di lahan terbuka yang kondisinya berdebu dan dikelilingi sampah. Kondisi tersebut memicu pertanyaan warganet soal pemanfaatan kendaraan yang diduga berkaitan dengan pengadaan kendaraan operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Warganet menyoroti, jika motor tersebut merupakan bagian dari aset negara untuk mendukung program MBG, seharusnya disimpan di gudang resmi dan segera didistribusikan, bukan dibiarkan terparkir di lokasi yang tidak layak.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung mengungkap adanya pengadaan 19.269 unit motor listrik untuk operasional program MBG yang dikelola Badan Gizi Nasional (BGN). Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.585 unit dilaporkan tidak dilengkapi baterai, terdiri dari 5.355 unit motor trail listrik dan 230 unit skuter atau motor bebek.

Temuan tersebut menjadi sorotan karena kendaraan tanpa baterai tentu tidak bisa dioperasikan untuk mendukung distribusi MBG di lapangan.

Namun hingga kini, identitas pasti motor dalam video viral di BKT Bekasi tersebut serta alasan kendaraan berada di lokasi itu masih perlu dipastikan. Belum ada keterangan resmi dari pihak BGN terkait apakah motor-motor tersebut merupakan bagian dari pengadaan yang disoroti Kejagung.

Publik pun menyoroti pentingnya transparansi dan pengawasan ketat terhadap pengadaan barang menggunakan uang negara, terutama untuk program strategis nasional seperti MBG yang menyangkut hajat hidup anak-anak sekolah.

Warga berharap aparat penegak hukum dan BGN segera memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi liar di masyarakat.(KK)

Hide Ads Show Ads