Pamit Cari Nafkah, Wati Asal Pangandaran Tewas dalam Tragedi KM Virgo
Bandung : Niat hati pamit mencari nafkah ke Bandung, seorang wanita bernama Wati, warga Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, justru menjadi korban dalam tragedi tenggelamnya Kapal Motor (KM) Virgo di Laut Jawa.
Kejadian memilukan ini menyisakan duka mendalam bagi sang suami, Daswan. Ia tak pernah menyangka pamitan istrinya beberapa waktu lalu untuk bekerja di wilayah Bandung menjadi momen pertemuan terakhir mereka.
Daswan mengaku sangat terkejut saat dihubungi oleh petugas dari Polres Pangandaran yang mengabarkan bahwa jenazah istrinya akan dipulangkan ke rumah duka pada Rabu siang.
Awalnya, Daswan sempat tidak percaya dengan kabar duka tersebut lantaran setahunya sang istri berada di Bandung. Namun, keraguan itu sirna setelah petugas menunjukkan kartu identitas (KTP) atas nama Wati yang ditemukan melekat pada jasad korban.
"Sebelumnya pamit mau kerja di Bandung. Saya kaget waktu petugas datang memberi tahu. Awalnya tidak percaya, tapi setelah diperlihatkan kartu identitas milik istri saya yang ditemukan di jasadnya, baru saya percaya," ujar Daswan saat ditemui di rumah duka, dikutip Kamis, 1 Oktober 2026.
Kedatangan jenazah Wati di rumah duka di Pangandaran pun disambut isak tangis histeris dari keluarga dan sang suami.
Daswan menuturkan, sebelum hilang kontak, dirinya masih sempat berkomunikasi melalui telepon dengan sang istri. Namun, komunikasi tersebut mendadak terputus tepat pada hari terjadinya musibah tenggelamnya KM Virgo di Laut Jawa.
Usai disemayamkan di rumah duka, jenazah almarhumah Wati langsung dimakamkan di pemakaman umum setempat. Ratusan warga sekitar turut hadir mengantarkan korban ke tempat peristirahatan terakhirnya sebagai bentuk rasa duka cita mendalam.(*)
