Hari ini
Cuaca 0oC
Karawang Terkini

Ngeri! Sumedang Posisi Kedua Karhutla Terbesar di Jabar 2026, 141 Hektare Ludes Terbakar

Bandung - Kabupaten Sumedang menempati posisi kedua daerah dengan luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terbesar di Jawa Barat sepanjang 2026.
Ngeri! Sumedang Posisi Kedua Karhutla Terbesar di Jabar 2026, 141 Hektare Ludes Terbakar

Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat, luas lahan yang terbakar di Sumedang mencapai 141,56 hektare dari total 75 kejadian.

Angka tersebut menempatkan Sumedang di bawah Kabupaten Subang yang mencatat luas area terbakar mencapai 355 hektare dari 119 kejadian. Sementara itu, Kabupaten Ciamis berada di urutan berikutnya dengan luas lahan terbakar 94,08 hektare dari 60 kejadian.

Data rekapitulasi BPBD Jabar menunjukkan, hingga pembaruan data yang disampaikan pada Selasa, total kejadian karhutla di Jawa Barat sepanjang 2026 telah mencapai 526 insiden dengan luas area terbakar 1.082,76 hektare.

Kebakaran tersebut tersebar di 357 desa dan kelurahan yang berada di 185 kecamatan pada 23 kabupaten/kota di Jawa Barat.

"Data rekapitulasi karhutla mencatat 526 kejadian melanda 185 kecamatan di 23 kabupaten/kota dengan total area terbakar mencapai 1.082,76 hektare," kata Pranata Humas Ahli Muda BPBD Jabar Hadi Rahmat Hardjasasmita ketika dikonfirmasi terkait data di Bandung, Selasa.

Selain Sumedang, sejumlah daerah lain juga mencatat luas kebakaran yang cukup besar. Kabupaten Garut mengalami kebakaran seluas 90,85 hektare dari 17 kejadian, disusul Kabupaten Majalengka dengan 77,94 hektare dari 27 kejadian dan Kabupaten Kuningan seluas 77,13 hektare dari 23 kejadian.

Selanjutnya, Kabupaten Sukabumi mencatat 71,07 hektare lahan terbakar dari 38 kejadian. Kabupaten Tasikmalaya mengalami kebakaran seluas 45,19 hektare dari satu kejadian, sedangkan Kabupaten Bandung mencatat 36,45 hektare dari 32 kejadian.

Adapun di Kabupaten Cirebon, luas lahan terbakar mencapai 23,73 hektare dari 14 kejadian. Kabupaten Pangandaran mencatat 21,07 hektare dari sembilan kejadian, Kabupaten Purwakarta 10,92 hektare dari 20 kejadian, serta Kabupaten Bogor 9,95 hektare dari 14 kejadian.

Sejumlah daerah lainnya juga terdampak karhutla dengan luas area terbakar di bawah 10 hektare, di antaranya Kabupaten Cianjur, Kota Sukabumi, Kota Tasikmalaya, Kota Cirebon, Kota Bandung, Karawang, Kota Cimahi, Kota Bekasi, dan Kabupaten Indramayu.

Dari segi jumlah insiden, Sumedang juga berada di posisi kedua di Jawa Barat dengan 75 kejadian. Kabupaten Subang menempati urutan pertama dengan 119 kejadian, disusul Ciamis sebanyak 60 kejadian, Sukabumi 38 kejadian, Kota Banjar 33 kejadian, dan Kabupaten Bandung 32 kejadian.

Tingginya angka karhutla tersebut menjadi perhatian di tengah kondisi musim kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran lahan. BPBD Provinsi Jawa Barat mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

Masyarakat juga diimbau segera melaporkan potensi maupun kejadian kebakaran agar dapat ditangani sebelum api meluas. Untuk kesiapsiagaan kebencanaan, BPBD Jabar menyediakan layanan call center di nomor 0899-9404-629.(KK)

Hide Ads Show Ads