Mendes Yandri: Media Unsur Strategis Octahelix untuk Bangun Desa
JAKARTA : Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menilai media memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan desa. Menurutnya, media merupakan salah satu unsur dalam kolaborasi octahelix yang tengah dikampanyekan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT).
"Octahelix itu salah satunya media jadi sangat strategis untuk membangun desa," ujar Mendes Yandri, dikutip Rabu (7/10/2026).
Atas dasar itu, Kemendes PDT menjalin kolaborasi dengan iNews Media Group untuk memperluas publikasi berbagai program pembangunan desa agar dapat diketahui dan dipahami masyarakat.
Sejumlah program tersebut merupakan bagian dari 12 Aksi Bangun Desa, Bangun Indonesia, di antaranya BUM Desa, Koperasi Desa Merah Putih, Desa Ekspor, Desa Tematik, Desa Wisata, Pemuda Pelopor Desa, hingga Desa Bebas Narkoba.
Mendes Yandri juga menilai media massa memiliki posisi penting di tengah derasnya arus informasi di media sosial. Media mainstream dinilai dapat menjadi rujukan masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar sekaligus edukatif.
“Di tengah arus media sosial yang hiruk-pikuk tidak karuan sekarang, kami menganggap penting sekali peran media mainstream yang bisa menyampaikan sebagai literasi buat masyarakat, menyadur, menyalurkan, dan menjadi pedoman sebuah berita yang benar," jelasnya.
Terkait program Desa 1.000 Anggur, Yandri menjelaskan program tersebut merupakan bagian dari Desa Tematik. Program serupa juga dikembangkan melalui sejumlah komoditas, seperti desa ayam petelur, desa ayam pedaging, desa ikan lele, desa ikan nila, desa jagung, hingga desa anggur.
Program Desa Anggur telah diterapkan di Desa Merak Batin, Lampung Selatan. Setelah berhasil panen, Kemendes PDT berencana mereplikasi program tersebut ke desa-desa lain dengan target sekitar 1.000 desa.
"Desa Anggur sudah panen dan ini mau kami replikasi ke desa-desa lain dengan target lebih kurang dari seribu desa anggur sehingga nanti menjadi daya tarik tersendiri dan bisa menjadi pemasuk bahan baku program Makan Bergizi Gratis sekaligus desa wisata," ucapnya.
Sementara itu, Wakil Direktur Utama sekaligus Direktur Pemberitaan iNews Media Group Syafril Nasution menyambut baik kunjungan dan kerja sama dengan Kemendes PDT.
Ia menilai Kemendes PDT memiliki posisi strategis dalam mendukung pencapaian Indonesia Emas 2045 melalui pembangunan dan kemajuan desa.
“Tentunya ini kan tadi sudah kita ngobrol-ngobrol bahwa kementerian ini paling strategis. Mungkin apalagi dalam rencana pemerintah untuk menghadapi 100 tahun Indonesia pada tahun 2045 nanti kalau desa-desanya itu bisa melampaui, tentunya capaian Indonesia Emas itu tidak dapat dibantah lagi,” lanjut Mendes Yandri.
Dalam kegiatan tersebut, Mendes Yandri didampingi Sekjen Kemendes PDT Taufik Madjid, Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Tabrani, Kepala Badan Pengembangan SDM Agustomi Masik, serta Kepala Badan Pengembangan Informasi Mulyadin Malik.(*)
