Hari ini
Cuaca 0oC
Karawang Terkini

Lima Debt Collector Jadi Tersangka Usai Ancam & Rampas Motor di Menceng Kalideres Jakbar - Ngaku Punya Bekingan Mabes

Jakarta :;Lima orang yang diduga sebagai debt collector ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga mengancam dan berupaya merampas sepeda motor milik seorang pengendara bernama Eko Febriansyah di Jalan Menceng Raya, Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (20/10/2026).

Debt Collector Jadi Tersangka Usai Ancam & Rampas Motor di Menceng Kalideres Jakbar - Ngaku Punya Bekingan Mabes

Kelima tersangka diamankan tim gabungan Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat dan Unit Reskrim Polsek Kalideres setelah korban melaporkan kejadian tersebut melalui layanan Call Center Polri 110.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi, didampingi Kapolsek Kalideres Kompol Rihold Sihotang, mengatakan kelima orang tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dan akan menjalani proses hukum lebih lanjut.

"Setelah di TKP, tim melakukan penangkapan terhadap lima orang yang diduga sebagai debt collector. Mereka sengaja melakukan pengancaman dan perampasan terhadap kendaraan bermotor milik korban," ujar Nasriadi.

Kronologi: Dipepet Saat Berangkat Kerja, Kerah Baju Ditarik

Peristiwa bermula ketika Eko hendak berangkat kerja. Di tengah perjalanan, ia mengaku tiba-tiba diserempet dan dipepet oleh enam orang yang meminta memeriksa sepeda motornya karena tidak dilengkapi pelat nomor.

"Jadi pada saat saya mau berangkat kerja tadi pagi, di jalan saya tiba-tiba diserempet sama enam orang. Dipepet, saya hampir terjatuh. Mereka bilang, 'Ini motor enggak ada pelatnya, kami mau periksa'," kata Eko kepada wartawan di Polsek Kalideres, Selasa.

Eko kemudian mempertanyakan kewenangan orang-orang tersebut untuk memeriksa kendaraannya. Namun, situasi justru memanas setelah salah seorang dari mereka menarik kerah bajunya.

"Saya bilang, 'Lho, kalian kan bukan polisi, apa hak kalian buat periksa-periksa motor saya?' Terus kerah baju saya langsung ditarik, 'Kamu jangan sombong kamu, kamu anggota (polisi)?'," tuturnya.

Eko menegaskan dirinya bukan anggota kepolisian. Meski demikian, ia menolak menyerahkan sepeda motornya.

"Ya karena kalian bukan anggota (polisi), gimana saya mau kooperatif? Saya enggak akan pernah menyerahkan motor saya ke kalian," tegasnya.

Situasi semakin tegang ketika Eko berusaha memutar balik sepeda motornya untuk mencari bantuan. Ia mengaku salah seorang pria tersebut kembali menabrak kendaraannya.

Video Call Polisi Dibilang "Ecek-ecek", Ngaku Punya Bekingan Mabes

Di tengah kejadian, Eko menghubungi seorang anggota Polsek Kalideres melalui panggilan video untuk meminta bantuan sekaligus menjadi saksi.

"Saya sambil video call anggota Polsek Kalideres, 'Bang, mohon izin, tolong saksiin,' saya bilang. Ini motor saya mau dirampas," ungkap Eko.

Namun, salah seorang pria yang mencegatnya justru meremehkan anggota polisi tersebut dan mengaku memiliki bekingan.

"Lu baru video call, cuma yang lu telepon itu anggota ecek-ecek. Gua punya bekingan, abang gue itu di Mabes Polri, gue enggak pernah takut!" ujar Eko menirukan ucapan pria tersebut.

Merasa terancam, Eko akhirnya pulang ke rumah untuk mengambil BPKB sepeda motornya. Ia juga menghubungi pamannya dan melapor via Call Center 110.

Menindaklanjuti laporan, tim gabungan bergerak ke lokasi dan mengamankan lima orang.

Barang Bukti & Pasal yang Menjerat

Selain tersangka, polisi menyita lima unit sepeda motor. Satu unit milik korban Eko, empat unit lainnya diduga digunakan pelaku untuk mengejar, memepet, dan menakut-nakuti korban.

Polisi juga mendatangi lokasi yang disebut sebagai tempat berkumpulnya para debt collector tersebut untuk pendalaman.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat *Pasal 17 juncto Pasal 479 KUHP dan/atau Pasal 448 KUHP* terkait dugaan percobaan pencurian dengan kekerasan dan/atau pemaksaan dengan ancaman atau kekerasan.

Kapolres Nasriadi mengimbau masyarakat yang mengalami atau mengetahui tindak pidana agar segera mencari bantuan dan melapor melalui layanan kepolisian 110 maupun kantor polisi terdekat.(*)

Hide Ads Show Ads