Kepala Disdik dan Inspektur Sumedang Masuk Finalis Apresiasi ASN Berprestasi Tingkat Provinsi Jabar
Sumedang :; Dua pejabat Pemerintah Kabupaten Sumedang berhasil masuk lima besar Apresiasi ASN Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026. Keduanya adalah Kepala Dinas Pendidikan Eka Ganjar Kurniawan dan Inspektur Inspektorat Daerah Dadang Sulaeman.(23/10/26).
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir turut memberikan dukungan kepada kedua pejabat tersebut saat mengikuti Seleksi Tahap III Penghargaan PNS Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026. Seleksi berlangsung secara daring dari Command Center Kabupaten Sumedang, Rabu (21/10/2026).
Menurut Dony, keberhasilan kedua pejabat melaju ke tahap lanjutan menunjukkan bahwa upaya membangun budaya inovasi di lingkungan Pemkab Sumedang terus berjalan secara konsisten.
"Setelah melalui seleksi administrasi, dokumen, dan paparan, akhirnya dua orang, yaitu Kepala Dinas Pendidikan dan Inspektur berhasil melaju ke tahap selanjutnya," ujarnya.
Pemkab Sumedang sendiri rutin menggelar apresiasi bagi ASN berprestasi setiap tahun. Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong para pegawai menghasilkan inovasi, memperbaiki mutu pelayanan publik, serta menciptakan terobosan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dalam ajang tersebut, Eka Ganjar Kurniawan mengajukan inovasi di bidang pendidikan melalui program sekolah ramah lingkungan. Program ini berfokus pada pembentukan karakter peserta didik berdasarkan nilai-nilai Panca Waluya sekaligus mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Salah satu penerapannya dilakukan melalui pengelolaan sampah di lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran lingkungan sejak dini.
Sementara itu, Dadang Sulaeman mengandalkan inovasi early warning system atau sistem peringatan dini dalam bidang pengawasan. Sistem tersebut dirancang untuk mendeteksi potensi penyimpangan sejak awal sehingga pelaksanaan program pemerintah dapat berlangsung lebih efektif, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan.
Dony menilai kedua inovasi tersebut memiliki peran penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Sumedang.
"Pak Dadang menjaga dari hulu agar potensi penyimpangan dapat dicegah sejak awal, sehingga program berjalan efektif dan tepat sasaran. Sementara Pak Eka melaksanakan program pendidikan dan pembentukan karakter hingga ke unit terkecil, yaitu satuan pendidikan anak usia dini," pungkasnya.
Masuknya dua pejabat Sumedang ke jajaran lima besar ASN berprestasi tingkat provinsi diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi aparatur lainnya. Para ASN didorong untuk terus mengembangkan inovasi, menjunjung tinggi integritas, serta meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(*)
