Harga Pangan di DKI Jakarta Hari Ini, 13 Oktober 2026: Telur, Bawang, dan Cabai Merah Melonjak
JAKARTA: Harga bahan pangan di Ibu Kota Jakarta masih fluktuatif dan cenderung mahal di awal pekan ini. Komoditas cabai masih menjadi yang paling pedas harganya, sementara telur dan bawang juga naik.(13/10/26).
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia yang dirilis Senin (12/10/2026), harga pangan di tingkat pedagang eceran nasional melonjak di hampir semua komoditas. Data ini jadi acuan utama untuk harga di Jakarta.
Rincian Harga Terbaru:
1. Telur & Protein Hewani
- Telur Ayam Ras:Rp32.150/kg (nasional).
Di tingkat peternak Solo bahkan sempat anjlok ke Rp22.500/kg, dijual di Jakarta Rp24.000/kg lewat program Bapanas.
- Daging Ayam Ras Segar: Rp41.550/kg
- Daging Sapi Kualitas I: Rp147.850/kg, Kualitas II: Rp145.550/kg 4769
2. Bawang - Bumbu Wajib
- Bawang Merah: Rp46.300/kg (nasional), sementara di DKI Jakarta versi Info Pangan Jakarta: Rp42.300/kg. Naik 1,01% dari hari sebelumnya.
- Bawang Putih:* Rp43.150/kg (nasional), di DKI: Rp42.029/kg turun 1,41%.
3. Cabai - Juara Mahalnya
Ini yang paling bikin emak-emak mengeluh:
- Cabai Rawit Merah:*Rp132.850/kg (nasional) melonjak 30,63%. Di DKI Jakarta: Rp87.283/kgdi Pasar Sunter sampai Rp100.000. Ada yang tembus Rp103.450/kg pada 10-11 Oktober.
- Cabai Merah Keriting: Rp112.450/kg (nasional)
- Cabai Merah Besar: Rp80.800/kg (nasional), di DKI: Rp61.967/kg
- Cabai Rawit Hijau: Rp118.950/kg (nasional), di DKI: Rp60.317/kg.
Kenapa Mahal?
Mentan Andi Amran Sulaiman pada Rakor Inflasi Senin (12/10) menyebut ada disparitas harga yang tidak wajar. Harga ayam di kandang anjlok Rp20.000-21.000/kg tapi di konsumen Rp40.000-45.000/kg. Ia menduga ada permainan middleman/mafia pangan. 8716
Tips Belanja Ala Pelita Karawang:
Kalau di Karawang masih lebih murah, cek dulu harga di Pasar Johar / Pasar Baru sebelum ke Jakarta. Untuk stok, manfaatkan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang sudah digelar 9.333 kali sejak Januari-Oktober 2026.(*)

