Darurat! Petani Karawang Jadi Korban Bank Emok, Rentenir Berkedok Legalitas Mencekik
Karawang,Karawang Kekinian : Belum sembuh luka gara-gara calo padi, petani Karawang kini kembali dijajah oleh musuh baru yang lebih kejam: BANK EMOK!
Bank keliling berkedok koperasi, berkedok legalitas, tapi kelakuan lebih sadis dari rentenir! Mereka menyasar emak-emak tani, kelompok tani, dan petani yang kepepet butuh modal saat musim tanam.
Namanya memang Bank Emok, singkatan dari kelompok. Tapi di lapangan, mereka adalah MESIN PENGHISAP DARAH PETANI!
Modus Sadis Bank Emok di Karawang:
1. Jemput Bola ke Sawah & Rumah: Mereka datang pakai motor, pakai seragam koperasi abal-abal, bawa embel-embel "bantuan modal tanpa agunan". Padahal jebakan!
2. Bunga Mencekik 20-30%:* Pinjam Rp 1 Juta, cicilan mingguan Rp 70 ribu x 20 minggu = Rp 1,4 Juta! Bahkan ada yang sampai Rp 1,5 Juta! Itu bunga 40-50% Bos!
3. Sistem Tanggung Renteng Mematikan:* Satu orang gak bayar, satu kelompok diteror! Emak-emak petani sampai nangis-nangis ditagih di depan umum, dipermalukan di sawah!
4. Berkedok Legal, Tapi Liar: Mereka bawa surat izin koperasi foto copian, tapi tidak terdaftar di OJK! Begitu ditanya legalitas, jawabnya muter-muter. Diduga kuat ada oknum yang membekingi!
Petani Karawang Jadi Korban Berantai!
Akibat jeratan bank emok, banyak petani Karawang yang:
- Gagal tanam karena uang modal habis buat bayar bunga bank emok mingguannya.
- Gadai sawah bahkan jual gabah masih hijau (ijon) dengan harga murah demi tutup utang bank emok.
- Depresi dan malu* karena diteror setiap minggu di hadapan tetangga.
- Masuk lingkaran setan:* Gali lobang tutup lobang, pinjam bank emok A untuk bayar bank emok B!
Padahal, pemerintah punya KUR, punya program kredit tani. Tapi kenapa bank emok masih merajalela? Karena birokrasi KUR yang ribet, sementara bank emok kasih uang 1 jam cair!
Siapa yang Biarkan Bank Emok Merajalela?
Ini pertanyaan besar! Kenapa Satpol PP, OJK, dan Dinas Koperasi Karawang tutup mata?
- OJK Karawang kemana? Kenapa koperasi bodong berkedok bank emok dibiarkan beroperasi bebas di 30 kecamatan?
- Dinas Koperasi kemana? Kenapa izinnya tidak diperiksa?
- Desa dan Kecamatan kemana? Kenapa mereka bisa bebas masuk kampung dan sawah?
Jangan-jangan ada setoran? Jangan-jangan ada oknum yang dapat jatah dari setiap pencairan bank emok?
Karawang Kekinian Menuntut TEGAS:
1. OJK Jabar & Purwakarta:* Turun ke Karawang! Sapu bersih koperasi bodong berkedok bank emok yang tidak terdaftar!
2. Kapolres Karawang: Tangkap rentenir berkedok koperasi yang menerapkan bunga mencekik di atas 20%! Itu melanggar UU!
3. Bupati Karawang & Dinas Koperasi:* Buka posko pengaduan korban bank emok! Jangan biarkan petani diteror!
4. Bank BUMN di Karawang: Permudah KUR Tani! Jangan pakai agunan sertifikat yang menyulitkan petani kecil!
Petani Karawang adalah pahlawan pangan! Mereka yang kasih makan jutaan orang! Tapi hari ini mereka justru dimakan oleh rentenir berkedok legal!
STOP BANK EMOK! SELAMATKAN PETANI KARAWANG DARI JERATAN RENTENIR BERKEDOK LEGALITAS!
-DATA KERUGIAN PETANI PER BANK EMOK:
Pinjam Rp 2 Juta = Balik Rp 2,8 Juta (Rugi Rp 800rb)
Pinjam Rp 5 Juta = Balik Rp 7 Juta (Rugi Rp 2 Juta)
Jika 100 petani terjerat = Bank Emok untung Rp 200 Juta/bulan dari keringat petani!
Bukan cuma calo padi Bos, sekarang PETANI KARAWANG dijajah BANK EMOK!
Pinjam 1 Juta, balik 1,5 Juta! Bunga 30-50%! Sadis!
Emak-emak petani diteror tiap minggu di sawah, dipermalukan depan tetangga!
Berkedok KOPERASI LEGAL, tapi gak terdaftar OJK! Diduga ada OKNUM yang bekingi!
Kapan petani Karawang bisa sejahtera kalau dijajah rentenir terus?
Menurut kalian Bos, harus dibasmi atau gimana? Komen! OJK & Pemkab Karawang! 👇 (*)
