Hari ini
Cuaca 0oC
Karawang Terkini

Pencegahan Penyakit Tidak Menular Perlu Dimulai Sejak Remaja

Karawang : Upaya pencegahan penyakit tidak menular (PTM) di Indonesia perlu diperkuat sejak usia remaja melalui edukasi kesehatan, layanan kesehatan, serta lingkungan yang mendukung penerapan pola hidup sehat.

Pencegahan Penyakit Tidak Menular Perlu Dimulai Sejak Remaja

Presiden Direktur AstraZeneca Indonesia Esra Erkomay mengatakan investasi terhadap kesehatan generasi muda merupakan bagian penting dalam mempersiapkan generasi Indonesia menuju 2045. Hal tersebut disampaikan dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (28/9/2026).

Indonesia saat ini memiliki sekitar 47 juta remaja berusia 10 hingga 19 tahun, atau sekitar 17 persen dari total populasi. Kelompok usia tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan kesehatan, di antaranya masalah gizi, obesitas, serta penggunaan produk tembakau.

Karena itu, pencegahan PTM dinilai perlu dilakukan sejak dini melalui sekolah, fasilitas pelayanan kesehatan, dan lingkungan komunitas. Upaya tersebut ditujukan untuk membantu remaja membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus mengurangi berbagai faktor risiko penyakit tidak menular pada masa mendatang.

Dalam upaya tersebut, AstraZeneca Indonesia bersama UNICEF Indonesia telah menjalankan kemitraan sejak 2020 yang mencakup edukasi dan promosi kesehatan, program yang melibatkan generasi muda, penguatan layanan kesehatan remaja, serta dukungan terhadap pengembangan kebijakan kesehatan.

Program tersebut juga telah menjangkau sekitar 2,5 juta anak muda di Indonesia. Selain itu, lebih dari 25 ribu remaja dan 350 advokat muda telah mendapatkan pelatihan, sementara 120 pemimpin muda dibekali untuk berkontribusi dalam penyusunan pedoman kesehatan remaja nasional.

Perwakilan UNICEF Indonesia Thomas Davin mengatakan kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat layanan kesehatan yang responsif terhadap kebutuhan remaja serta memastikan suara generasi muda dapat tercermin dalam kebijakan dan program kesehatan.

Dalam lima tahun ke depan, kolaborasi tersebut akan berfokus pada peningkatan perilaku hidup sehat, penguatan lingkungan dan layanan kesehatan yang responsif terhadap remaja, serta dukungan terhadap kebijakan dan sistem yang berkaitan dengan pencegahan PTM.

Upaya pencegahan juga mencakup penguatan edukasi di sekolah, komunitas, dan platform digital, serta peningkatan kesadaran mengenai pentingnya skrining dan tindak lanjut kesehatan sejak usia muda.(*)

Hide Ads Show Ads