Kasus YBR Jadi Evaluasi Bersama, Gubernur NTT Serukan Perbaikan Layanan Publik
Ngada: Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, mengunjungi keluarga YBR, seorang siswa sekolah dasar di Kabupaten Ngada yang meninggal dunia beberapa waktu lalu. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk empati sekaligus keprihatinan mendalam pemerintah terhadap peristiwa yang menyita perhatian publik tersebut.
Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, pada Sabtu, 7 Februari 2026, mendatangi Kampung Dona, Desa Naruwolo, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur menemui langsung Maria Goreti Te’a, ibu dari almarhum YBR yang merupakan siswa kelas IV sekolah dasar.
Selain menyampaikan belasungkawa dan duka cita mendalam kepada keluarga, Gubernur juga menyempatkan diri mengunjungi makam YBR untuk mendoakan almarhum. Dalam keterangannya, Gubernur menyebut kepergian YBR bukan hanya menjadi duka bagi keluarga, tetapi duka bagi masyarakat NTT hingga tingkat nasional. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena baru dapat hadir langsung menemui keluarga.
“Kepergian anak kita YBR ini bukan hanya duka bagi keluarga, tetapi duka bagi kita semua. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kami pemerintah bahwa masih banyak hal yang harus dibenahi agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Melki Laka Lena.
Gubernur menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah, terutama dalam memperbaiki kualitas pelayanan publik di bidang pendidikan, kesehatan, hingga penanganan kemiskinan.
“Kami menyadari masih banyak kekurangan. Ke depan kami akan bekerja lebih baik lagi bersama pemerintah pusat, agar layanan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat dapat dirasakan secara maksimal,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menekankan pentingnya peran seluruh pranata sosial, mulai dari pemerintah, tokoh agama, hingga tokoh adat untuk bersinergi menjaga kesejahteraan masyarakat. Ia menitipkan pesan agar semangat gotong royong terus dirawat di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Saya titip agar nilai baku jaga, baku sayang, dan baku bantu terus kita rawat. Pemerintah akan terus berbenah, dan kami juga berharap masyarakat saling menjaga satu sama lain,” kata Gubernur Melki.
Kunjungan kerja ini turut didampingi oleh Bupati dan Wakil Bupati Ngada, Bupati Nagekeo, Wakil Bupati Ende, unsur Forkopimda, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT. Pemerintah berharap peristiwa ini menjadi pembelajaran bersama untuk memperkuat empati sosial serta meningkatkan kualitas pelayanan demi kesejahteraan masyarakat luas(*).
