Juventus Pesta Gol 4-1 Saat Bertandang Hadapi Parma
Jakarta : Si Nyonya Tua Juventus berpesta gol 4-1 saat bertandang hadapi Parma dalam lanjutan Serie A Italia 2025/2026. Laga pekan ke-23 itu berlangsung di Stadio Ennio Tardini, Parma, pada Senin, 2 Februari 2026 dini hari WIB.
![]() |
| Momen saat Weston McKennie melepaskan tendangan voli nya pada pertandingan menghadapi Parma di Stadio Ennio Tardini, Parma, Senin, 2 Februari 2026 dini hari WIB (FOTO: Media Official Juventus) |
Kemenangan ini mengantarkan Juventus naik ke posisi empat besar Serie A dengan perolehan 45 poin. Sekaligus, memperpanjang rekor head-to-head I bianconeri atas Parma menjadi hanya satu kekalahan dalam sepuluh pertemuan terakhir (7W, 2D).
Gol Juventus dicetak Bremer di menit ke-15 dan ke-54, Weston McKennie menit ke-37, dan Jonathan David menit ke-64. Sementara, satu gol Parma tercetak melalui gol bunuh diri bek Juventus, Andrea Cambiaso di menit ke-51.
Pasukan Luciano Spalletti sebenarnya mencetak hingga enam gol dalam pertandingan ini. Namun, gol Lois Openda di menit-90+1 dianulir wasit Francesco Fourneau akibat offside.
Juventus memulai pertandingan menghadapi Parma dengan rasa penuh percaya diri, membawa rekor clean sheet (2 kemenangan, 1 seri). Dominasi mereka dimulai sejak menit keenam saat Francisco Conceição melepaskan tendangan yang membentur tiang gawang dari jarak dekat.
Tekanan terus diberika hingga akhirnya umpan silang Conceição disambut oleh Bremer yang berada dalam kotak pinalti. Bek tengah asal Brasil itu melepaskan sundulan brilian ke pojok bawah gawang dan membuka gol pertama untuk Juventus.
Parma hampir menyamakan kedudukan melalui sundulan Gaetano Oristanio, namun bola melebar dan malah memberi peluang kepada Juventus. I bianconeri menyerang balik, Pierre Kalulu mengumpan dan disambut Weston McKennie dengan tendangan voli, gol kedua untuk Juventus.
Tuan rumah hampir mencetak gol melalui Oristanio menjelang akhir babak pertama, namun kesempatan itu gagal terealisasikan. Kendati demikian, Parma berhasil memperkecil ketertinggalan dalam enam menit pertama babak kedua.
Andrea Cambiaso yang berusaha menghentikan umpan rendah Circati di depan gawang salah memperhitungkan arah bola. Tepisan kaki kanannya justru memantulkan bola masuk dari sisi kanan atas gawang ketika Michele Di Gregorio menjaga sisi kiri.
Juventus merespons gol di menit ke-51 itu dengan serangan balik dan Bremer kembali menjadi pencetak angka. Ia memanfaatkan sundulan McKennie yang memantul dari tiang gawang, menyentuh bola dari depan gawang, dan mencetak gol menit-54.
Juventus kembali memperlebar kedudukan saat Jonathan David membobol gawang Parma pada menit ke-64. David memanfaatkan bola yang ditepis kiper Edoardo Corvi dan melepaskan tendangan rendah di depan gawang tuan rumah.
Lois Openda hampir menutup pertandingan dengan sempurna saat tendangan di injury time bersarang di gawang Parma. Sayangnya, tendangan akurat itu dianulir akibar offside.
Meskipun demikian, tim Spalletti sukses mencatatkan tujuh kemenangan dari sembilan pertandingan terakhir mereka. Sekaligus, melampaui AS Roma dan naik ke peringkat keempat.(*)
