Seskab Teddy Sebut Inggris Komitmen Berinvestasi Rp90 Triliun ke Indonesia
Jakarta : Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan agenda kunjungan kerja presiden di Inggris telah selesai dengan baik. Salah satu hasilnya adalah komitmen investasi senilai Rp90 triliun yang dipastikan akan segera masuk ke tanah air.
Presiden Prabowo Subianto telah mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Keir Starmer pada Rabu, 21 Januari 2026. Pertemuan strategis tersebut berhasil membuahkan berbagai hasil kerja sama konkret untuk kemajuan perekonomian nasional Indonesia ke depan.
"Intinya ada tiga hal utama dari pertemuan presiden dengan Perdana Menteri Starmer," kata Teddy.
Teddy menyebutkan komitmen investasi sebesar empat miliar poundsterling ini setara dengan Rp90 triliun bagi berbagai proyek pembangunan. Kesepakatan kedua adalah kerja sama sektor maritim yang mencakup rencana proyek pembangunan 1.582 unit kapal nelayan.
"Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan akan memperkerjakan sekitar 600 ribu orang. Kenapa? Karena nanti diproduksinya, dirakitnya di Indonesia," ucap Teddy Kamis, 23 Januari 2026.
Teddy merinci jumlah tenaga kerja itu terdiri dari 30 ribu awak kapal dan 400 ribu bagian produksi. Sebanyak 170 ribu orang lainnya akan mendapatkan dampak ekonomi di luar dari yang berkaitan langsung dengan proyek.
Poin kerja sama penting yang ketiga adalah kesepakatan strategis di bidang pendidikan tinggi antara kedua negara sahabat. Presiden diketahui telah menemui 24 profesor yang berasal dari 24 universitas terkemuka di wilayah kerajaan Inggris Raya.
Pemerintah menargetkan pembangunan sepuluh kampus baru yang fokus pada pendidikan kedokteran serta sains, teknologi, teknik, dan matematika. Program pertukaran dosen untuk mengajar di berbagai kampus di Indonesia nantinya juga akan menjadi bagian dari kerja sama.
"Kemudian yang ketiga tentunya dengan bertemu kemarin, ada Menteri Pendidikan UK juga. Kemudian ada dari Russell Group, top-top universitas itu. Harapannya ranking universitas di Indonesia bisa naik di level dunia," ujar Teddy.(*)

