Kebakaran Hebat Landa Desa Guryong Korea Selatan
Seoul : Kebakaran hebat melanda Desa Guryong, Korea Selatan, pada Jumat, 16 Januari 2026 pagi. Kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 05.00 waktu setempat di distrik keempat desa tersebut.
Sebanyak 297 petugas pemadam kebakaran dan 85 unit kendaraan darurat dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah. Setelah pemadaman intensif selama lebih dari enam jam, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan.
Menteri Dalam Negeri dan Keamanan Korea Selatan, Yun Ho Jung, memberikan instruksi untuk memobilisasi seluruh personel dan peralatan yang tersedia. "Periksa setiap rumah kosong untuk memastikan tidak ada korban jiwa, dan pastikan keselamatan para petugas pemadam kebakaran," ujar Yun.
Pemerintah kota sempat mengeluarkan status respons kebakaran Level 1 pada pukul 05.10. Kemudian, status tersebut akhirnya ditingkatkan pada pukul 08.49 guna mencegah api menyebar lebih luas ke arah pegunungan di dekatnya.
Desa Guryong dikenal sebagai permukiman kumuh terakhir yang tersisa di ibu kota Korea Selatan. Desa ini dibentuk pada tahun 1980-an oleh warga berpenghasilan rendah yang tergusur akibat proyek pembangunan kota.
Rumah-rumah di desa ini umumnya dibangun secara ilegal menggunakan bahan-bahan yang mudah terbakar seperti tripleks dan plastik. Selain itu, sebagian besar rumah memiliki sistem kelistrikan yang kurang memadai.
Saat ini, wilayah yang berada di bawah kaki Gunung Guryong tersebut sedang menunggu proses pembangunan kembali (redevelopment). Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti munculnya titik api di rumah kosong tersebut.(*)

