Bukan Lokasi Laga, Kota Paling Hidup Meksiko Jadi Basis Portugal
Portugal; Cancun tidak akan terlalu terdampak hiruk-pikuk Piala Dunia 2026. Tiga stadion Meksiko yang digunakan selama turnamen berada di Mexico City, Monterrey, dan Guadalajara, sehingga aktivitas pertandingan tidak terpusat di kota tersebut.
![]() |
| Para pemain Portugal merayakan gol pada kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa melawan Hungaria di Budapest, Hungaria pada 9 September 2025. (Xinhua/Attila Volgyi) |
Keputusan tak biasa dilakukan Portugal jelang bergulirnya Piala Dunia 2026. Selecao das Quinas memilih kamp pelatihan untuk ajang prestisius tersebut di Cancun, Meksiko.
Portugal diprediksi menjadi kandidat terkuat untuk menjuarai Grup K Piala Dunia 2026. Skuad racikan Roberto Martinez tersebut akan bersaing dengan Kolombia, Uzbekistan, serta satu tim lain yang berasal dari RD Kongo, Jamaika, atau Kaledonia Baru.
Seiring keyakinan tersebut, berdasarkan laporan The Sun, FIFA disebut siap mengesahkan Fairmont Mayakoba Resort dan Mayakoba Training Centre di Cancun, Meksiko, sebagai markas Portugal selama turnamen. Pilihan ini langsung memantik perhatian, mengingat Portugal justru tidak akan memainkan satu pun laga Piala Dunia 2026 di Meksiko.
Sekilas, keputusan bermarkas di Cancun terdengar tidak lazim. Kota ini lebih dikenal sebagai pusat wisata dengan kehidupan malam yang semarak, klub-klub mewah, serta destinasi favorit liburan pesta musim semi, ketimbang lingkungan yang identik dengan disiplin tinggi dan persiapan ketat ala olahraga elite.
Jumlah penduduk sekitar satu juta jiwa, Cancun diperkirakan akan mengalami lonjakan signifikan selama Piala Dunia 2026. Populasi kota ini bisa meningkat hingga 200 persen, dengan tambahan sekitar dua juta wisatawan yang datang dalam kurun lima pekan turnamen berlangsung.
Portugal sendiri akan membuka kampanye Piala Dunia 2026 dengan dua pertandingan di Houston, sebelum menuntaskan fase grup di Miami. Jika mampu keluar sebagai juara grup sesuai prediksi, perjalanan mereka menuju partai puncak akan berlanjut ke Kansas City, Vancouver, kembali ke Kansas City, lalu Atlanta, sebelum berakhir di kawasan sekitar New York.
Meski demikian, jika ditelaah lebih dalam, Cancun justru menjadi pilihan yang logis. Dari sisi jarak tempuh, lokasi ini relatif seimbang terhadap dua kota awal tempat Portugal bertanding. Penerbangan menuju Miami memakan waktu sekitar 1 jam 50 menit, sementara perjalanan udara ke Houston berkisar 2 jam 10 menit.
Selain itu, Cancun tidak akan terlalu terdampak hiruk-pikuk Piala Dunia 2026. Tiga stadion Meksiko yang digunakan selama turnamen berada di Mexico City, Monterrey, dan Guadalajara, sehingga aktivitas pertandingan tidak terpusat di kota tersebut.
Keunggulan utama markas Portugal terletak pada fasilitas yang dipilih. Fairmont Mayakoba Resort dan Mayakoba Training Centre, yang berada sekitar satu jam dari pusat kota di kawasan pesisir Riviera Maya, menawarkan lingkungan yang jauh dari keramaian. Kompleks ini berdiri di atas lahan seluas 240 hektare, dikelilingi hutan tropis, kanal alami, laguna, dan hutan bakau.
Suasana alami tersebut menciptakan privasi maksimal, menjadikan lokasi ini sebagai tempat ideal bagi Cristiano Ronaldo, Roberto Martinez, dan seluruh anggota tim. Pusat latihannya dilengkapi satu lapangan sepak bola utama, area khusus latihan penjaga gawang, serta gym berstandar internasional.
Sementara itu, Fairmont Mayakoba menjadi fasilitas unggulan. Resor bintang lima ini memiliki 401 kamar, dengan vila premium yang ditawarkan mulai dari sekitar 2.000 dolar AS sekitar Rp33,4 juta per malam. Tersedia pula 12 ruang pertemuan untuk kebutuhan teknis dan taktik tim.
Fasilitas pendukung lainnya meliputi delapan restoran, tiga bar, pusat kebugaran tambahan, serta lima kolam renang, termasuk kolam infinity. Tak hanya itu, resor ini juga memiliki spa eksklusif dan lapangan golf El Camaleon, yang kerap menjadi tuan rumah ajang PGA Tour, LPGA, dan LIV Golf.
Ditambah akses langsung ke pantai pribadi di pesisir Laut Karibia serta suhu udara yang kerap menyentuh 30 derajat Celsius, Cancun dinilai ideal untuk pemulihan fisik setelah pertandingan.
Persiapan yang mengedepankan kenyamanan, profesionalisme, dan fasilitas kelas dunia, wajar jika Portugal memilih bermarkas di Cancun, Meksiko. Sebuah kota yang tidak akan mereka gunakan sebagai arena pertandingan, namun dinilai paling mendukung ambisi besar mereka di Piala Dunia 2026.(*)
