Pemerintah Berduka, 3 Prajurit TNI Gugur Saat Padamkan Karhutla di Kalteng
JAKARTA – Pemerintah menyampaikan belasungkawa atas gugurnya tiga prajurit TNI yang meninggal dunia saat menjalankan tugas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Pemerintah juga berkomitmen memberikan perhatian kepada keluarga, termasuk anak-anak para prajurit yang gugur.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan belasungkawa tersebut dalam keterangan pers seusai rapat koordinasi bersama pimpinan DPR RI di Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat, 6 November 2026.
"Kami ingin menyampaikan belasungkawa yang sebesar-besarnya dan sedalam-dalamnya kepada saudara-saudara kita yang bekerja keras, baik relawan, unsur pemerintah, dan terakhir tiga prajurit kita yang gugur di dalam menjalankan tugas untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan," ujar Prasetyo Hadi, dalam keterangan, Jumat, 6 November 2026.
Tiga prajurit TNI yang gugur dalam tugas tersebut adalah Letkol CPN (Anm.) Dudi Firmansyah, Kapten CPN (Anm.) Nurhafiz Akbar, dan Sertu (Anm.) Heri Prasetyo.
Ketiganya meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter milik TNI Angkatan Darat saat menjalankan misi penanggulangan karhutla di Kalimantan Tengah, Rabu (4/11/2026).
Prasetyo mengatakan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah akan memberikan perhatian kepada keluarga yang ditinggalkan, termasuk putra-putri para prajurit.
"Sesuai dengan petunjuk Bapak Presiden, kami diminta untuk memberikan perhatian, termasuk kepada keluarga maupun kepada putra-putri saudara-saudara kita yang telah berjuang menjalankan tugasnya dengan penuh keikhlasan di tengah marabahaya yang membutuhkan pengorbanan," kata Mensesneg.
Selain menyampaikan belasungkawa, Prasetyo juga mengapresiasi seluruh personel TNI, unsur pemerintah, dan relawan yang masih bekerja menangani karhutla.
Ia menegaskan, upaya pemadaman api, terutama melalui operasi pengeboman air (water bombing), memiliki risiko tinggi. Operasi tersebut membutuhkan keberanian dan pengorbanan para petugas yang bertugas di lapangan.
Menutup keterangannya, Prasetyo mengajak masyarakat mendoakan tiga prajurit yang gugur agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi kehilangan tersebut.(*)
Baca Juga:

Posting Komentar