Hari ini
Cuaca 0oC
Karawang Terkini

Warga Karawang Resah Soal Sertifikat? Ini Jawaban Tegas Wamen ATR Usai BPN Terbakar

KARAWANG, KARAWANG KEKINIAN: Gedung Kantor ATR/BPN Karawang terbakar hebat pada Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 22.54 WIB. Wakil Menteri ATR/BPN, Ossy Dermawan, langsung datang ke lokasi sekitar pukul 00.00 WIB tengah malam.
Wakil Menteri ATR/BPN, Ossy Dermawan Bareng Wakil Bupati Karawang H. Maslani

Dalam keterangannya di lokasi, Wamen Ossy menyampaikan keprihatinannya dan memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan tentunya berusaha untuk juga melakukan penyelamatan aset dan dokumen-dokumen pertanahan yang bisa dilakukan," ujar Ossy.

Ossy menyebut pemadaman saat itu masih berlangsung namun sudah relatif terkendali. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemda Karawang, Wakil Bupati, Dandim, dan Damkar yang bergerak cepat di lapangan.

Dugaan Penyebab dari Lantai Dua, Polisi Selidiki

Terkait penyebab, penjaga kantor melaporkan api diduga berasal dari lantai dua. Namun Wamen meminta agar tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian.

Dugaan sementara dari lantai dua, tapi agar tidak menjadi spekulasi kita beri ruang kepada kepolisian untuk menyelidiki," tegasnya.

Wamen Minta Masyarakat Tidak Panik – Data Bisa Dipulihkan

Poin penting yang disampaikan Wamen, ia meminta masyarakat Karawang untuk tidak panik soal dokumen pertanahan.

Menurutnya, dengan kemajuan teknologi, arsip pertanahan tidak hanya tersimpan dalam bentuk fisik kertas, tapi juga sudah ada di sistem KKP dan database komputer di pusat.

"Arsip-arsip pertanahan ini dengan kemajuan teknologi saat ini tidak hanya tersimpan dalam bentuk kertas tentunya bisa kita cross check dengan sistem KKP kita database komputer kita di pusat. Pemulihan dokumen akan kami lakukan secepat mungkin," jelasnya.

Ke depan, Kementerian akan menyusun strategi mitigasi agar pelayanan pertanahan tetap berjalan, termasuk kemungkinan berkoordinasi dengan Pemda Karawang untuk lokasi pelayanan sementara jika gedung utama tidak bisa digunakan.(*)
.

Hide Ads Show Ads