KDM Ungkap Kearifan Rumah Adat Sunda di Kampung Adat Banceuy Subang, Jelaskan Filosofi ke Siswa Labschool Jakarta
Karawang : Gubernur Jawa Barat KDM mengungkapkan sejumlah kearifan lokal dalam arsitektur rumah tradisional Sunda saat berada di Kampung Adat Banceuy, Kabupaten Subang.
Dalam kunjungan tersebut, KDM turut menjelaskan filosofi dan kearifan rumah adat Sunda kepada para siswa Labschool Jakarta yang ikut hadir di lokasi.
Menurut KDM, rumah adat Sunda memiliki tata ruang dan konstruksi yang sangat menyesuaikan dengan kondisi alam. Mulai dari orientasi bangunan, penggunaan bahan alami, hingga konstruksi panggung menjadi bagian dari kearifan masyarakat Sunda dalam membangun hunian yang ramah lingkungan dan adaptif terhadap risiko bencana.
"Rumah adat itu punya kearifan, orientasinya, bahan-bahannya alami, rumah panggung supaya adaptif dengan alam dan bencana," ujar KDM di hadapan siswa.
KDM juga berencana mendorong penataan Kampung Adat Banceuy secara bertahap dengan tetap mempertahankan bahan alami serta struktur ekologis kawasan. Penataan tersebut diharapkan tidak merusak keaslian kampung adat.
Pelestarian Kampung Adat Banceuy diharapkan berjalan beriringan bersama penguatan budaya dan pelestarian lingkungan, sehingga menjadi ruang edukasi budaya bagi generasi muda.
Kehadiran para siswa Labschool Jakarta di Kampung Adat Banceuy menjadi momen pembelajaran langsung tentang budaya Sunda, arsitektur tradisional, dan pentingnya menjaga kearifan lokal di tengah modernisasi.(*)
