Kantor BPN Karawang Terbakar Rabu Malam, Penyebab Belum Diketahui Publik Soroti Kasus Poponcol
KARAWANG, KARAWANG KEKINIAN – Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Karawang mengalami kebakaran pada Rabu (14/10/2026) malam.
Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi pada Rabu malam dan menjadi perhatian publik. Sejumlah mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Karawang dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang terlihat membesar di bagian gedung.
Hingga laporan awal diterbitkan, penyebab kebakaran belum diketahui. Informasi mengenai ada atau tidaknya korban jiwa maupun besaran kerugian materiil juga belum dipastikan.
Peristiwa ini terjadi di tengah sorotan publik terhadap persoalan pertanahan di Karawang. Sebelumnya, kantor tersebut dua kali didatangi warga Kampung Poponcol, Kelurahan Karawang Kulon, yang menuntut kepastian penerbitan sertifikat tanah.
Pada Rabu (7/10/2026), ratusan warga Poponcol menggelar aksi jilid II di Kantor BPN Karawang. Mereka menuntut kepastian penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
Koordinator aksi, Eigen Justisi, menyebut terdapat sekitar 35 bidang tanah dengan luas keseluruhan mencapai 30.000 meter persegi yang sertifikatnya belum diterima warga, meski warga mengaku telah menyerahkan dokumen dan memiliki tanda terima serta Nomor Identifikasi Bidang (NIB) yang terverifikasi daring.
Warga mengaku telah menunggu hampir dua tahun. Dalam mediasi, pihak BPN menyampaikan penerbitan masih terkendala kelengkapan administrasi dan status tanah yang dinilai belum clean and clear.
Penting: Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi resmi yang menyatakan kebakaran berkaitan dengan aksi warga Poponcol. Kedua peristiwa merupakan persoalan berbeda yang belum terbukti memiliki keterkaitan. Penyebab kebakaran masih menunggu pemeriksaan pihak berwenang.
Publik kini menantikan penjelasan resmi mengenai penyebab kebakaran, kondisi gedung dan dokumen yang terdampak, serta kelanjutan pelayanan pertanahan di BPN Karawang.(*)
