Hari ini
Cuaca 0oC
Karawang Terkini

Detik-detik KN SAR Abimanyu Evakuasi ABK Filipina Diduga Stroke Ringan dari Kapal Tiongkok-Australia MV Baosteel Emotion — 35,29 Mil Laut, 4 Jam Perjalanan, Kabut Angin 17 Knot

AMBON,— Tim SAR mengevakuasi seorang anak buah kapal (ABK) berkewarganegaraan Filipina yang mengalami gangguan kesehatan saat berlayar menggunakan kapal MV Baosteel Emotion dari Tiongkok menuju Australia. Evakuasi dilakukan KN SAR Abimanyu di perairan barat Pulau Ambon, Maluku, Sabtu (17/10/2026).
Detik-detik KN SAR Abimanyu Evakuasi ABK Filipina Diduga Stroke Ringan dari Kapal Tiongkok-Australia MV Baosteel Emotion — 35,29 Mil Laut, 4 Jam Perjalanan, Kabut Angin 17 Knot

Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah, menjelaskan bahwa permintaan bantuan medis diterima Comm Centre Kantor SAR Ambon dari Basarnas Command Centre (BCC) pada Jumat (16/10/2026) pukul 23.33 WIT. Laporan tersebut disampaikan langsung oleh nakhoda kapal, Capt. Froilan B. Dalisav, yang meminta bantuan evakuasi bagi salah satu awaknya.

"Setelah menerima informasi tersebut, kami segera berkoordinasi dengan nakhoda kapal untuk menentukan titik pertemuan dan menyiapkan personel serta sarana SAR guna melaksanakan evakuasi," ujar Arafah dalam keterangannya, Minggu, 18 Oktober 2026.

KN SAR Abimanyu diberangkatkan dari Dermaga BRIN Ambon pada Sabtu pukul 10.30 WIT. Kapal tersebut bergerak menuju lokasi yang berjarak sekitar 35,29 mil laut ke arah barat daya, di bawah pimpinan Kepala Seksi Sumber Daya Kantor SAR Ambon, Endro Budi Prasetyo.

Setelah menempuh perjalanan sekitar empat jam, KN SAR Abimanyu tiba di lokasi pada pukul 14.30 WIT dan berhasil menemukan MV Baosteel Emotion. Petugas kemudian melakukan persiapan pemindahan korban hingga proses evakuasi berhasil dilaksanakan pada pukul 15.14 WIT.

"Korban berhasil dipindahkan ke KN SAR Abimanyu untuk selanjutnya dibawa menuju Ambon agar bisa mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," kata Arafah.

Selama perjalanan menuju daratan, petugas medis Basarnas terus memantau kondisi kesehatan korban. Berdasarkan informasi nakhoda yang disampaikan melalui surat elektronik, ABK tersebut diduga mengalami gejala stroke ringan.

KN SAR Abimanyu tiba di Dermaga BRIN Ambon pada pukul 17.14 WIT. Korban selanjutnya diserahkan kepada pihak agen kapal, petugas imigrasi, serta petugas Kementerian Kesehatan di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon sebelum dibawa ke Rumah Sakit Siloam Ambon.

Arafah menegaskan bahwa penanganan terhadap korban dilanjutkan oleh pihak terkait agar yang bersangkutan dapat memperoleh pemeriksaan dan perawatan sesuai kondisi kesehatannya.

"Setelah tiba di Ambon, korban diserahterimakan kepada pihak terkait untuk proses penanganan lebih lanjut di rumah sakit," ujarnya.

Dalam operasi tersebut, tim SAR menghadapi kondisi cuaca berkabut dengan angin timur hingga tenggara berkecepatan 17 knot dan tinggi gelombang sekitar 1,25 meter.

Meski menghadapi kondisi tersebut, proses evakuasi berhasil diselesaikan hingga korban tiba di Dermaga BRIN Ambon pada sore hari.

Operasi ini merupakan upaya penyelamatan terhadap awak kapal yang mengalami kondisi darurat medis di laut, sekaligus memastikan korban dapat segera memperoleh penanganan di fasilitas kesehatan darat.(*)

Hide Ads Show Ads