DVI Polda Kalsel Cocokkan Data Keluarga dengan Jenazah Korban Virgo 8
Banjarmasin : Tim Disaster Victim Identification atau DVI Polda Kalimantan Selatan masih melakukan proses identifikasi korban insiden tenggelamnya KM Virgo 8. Proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan data postmortem yang diperoleh dari jenazah dengan data antemortem yang disampaikan pihak keluarga.
Kelengkapan data dari keluarga menjadi salah satu faktor penting untuk membantu tim DVI mempercepat proses identifikasi dan memastikan jenazah dapat segera diserahkan kepada pihak yang berhak.
Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan mengimbau keluarga korban yang belum melapor agar segera mendatangi posko yang telah disiapkan, baik di wilayah Jawa Timur maupun Kalimantan Selatan. Menurutnya, data dari keluarga diperlukan untuk melengkapi proses pencocokan identitas korban.
“Per hari ini kami sudah menerima dua jenazah, yang satu sudah diserahkan kepada keluarga dan satunya masih dalam proses identifikasi. Kami mengimbau kepada seluruh keluarga korban untuk melaporkan ke posko yang didirikan, baik yang ada di Jawa Timur maupun di Kalimantan Selatan, agar bisa diambil data-data guna mempercepat proses identifikasi,” ujar Rosyanto Yudha Hermawan, dikutip Selasa, 15 September 2026.
Hingga hari kedua operasi SAR, Tim DVI Polda Kalimantan Selatan telah menerima dua jenazah korban. Satu jenazah telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga. Korban diketahui bernama Reyner Faustayosilianto, berusia 22 tahun dan berasal dari Malang. Sementara satu jenazah lainnya masih menjalani proses pemeriksaan dan pencocokan data oleh tim DVI.
Tim DVI terus melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dengan mengandalkan data medis, fisik, maupun informasi lain dari keluarga korban. Pihak kepolisian kembali mengingatkan keluarga korban untuk segera memberikan data antemortem ke posko yang tersedia agar proses identifikasi dapat dilakukan secara lebih cepat dan akurat.(*)
