10 Kota Terbaik Dunia 2026 Versi Oxford Economics, New York Teratas
Karawang : Kota-kota besar dunia terus bersaing menjadi pusat ekonomi, teknologi, budaya, hingga kehidupan masyarakat. Tidak hanya kekuatan finansial yang menentukan daya saing sebuah kota, tetapi juga kualitas sumber daya manusia, lingkungan, tata kelola, serta tingkat kenyamanan hidup penduduknya.
![]() |
| Ilustrasi kota New York yang menempati posisi pertama Global Cities Index 2026 versi Oxford Economics. (Foto : X @GaryHershorn) |
Gambaran tersebut terlihat dalam Global Cities Index 2026 yang dirilis Oxford Economics pada September 2026. Indeks ini mengevaluasi 1.000 kota terbesar di dunia berdasarkan lima aspek utama, yakni ekonomi, modal manusia, kualitas hidup, lingkungan, dan tata kelola.
Dalam daftar terbaru tersebut, New York kembali menempati posisi teratas. London berada di urutan kedua, disusul Paris di peringkat ketiga. Seattle, San Francisco, Dublin, Boston, San Jose, Tokyo, dan Zurich melengkapi jajaran 10 besar kota dengan peringkat tertinggi pada 2026.
London menjadi salah satu kota yang menonjol dari sisi modal manusia. Keberadaan institusi pendidikan ternama, perusahaan internasional, serta tenaga kerja dengan keterampilan tinggi menjadi bagian dari kekuatan kota tersebut. Boston juga memiliki karakter serupa dengan konsentrasi perguruan tinggi yang mendukung perkembangan ekonomi berbasis pengetahuan.
Sementara itu, Paris menunjukkan kekuatan pada aspek kualitas hidup melalui perpaduan fasilitas budaya, rekreasi, dan kesejahteraan masyarakat. Seattle juga memperoleh penilaian kuat dalam kategori tersebut. Kota ini memiliki ekosistem seni dan budaya yang berkembang, termasuk sejarah musik yang menjadi bagian dari identitasnya.
Aspek lingkungan turut menjadi perhatian dalam pemeringkatan. Dublin mencatat skor lingkungan yang tinggi, sedangkan London dan San Francisco juga memiliki berbagai kebijakan terkait transportasi dan keberlanjutan perkotaan. Di sisi lain, San Jose menonjol dari sektor teknologi karena berada di kawasan Silicon Valley dan tercatat memiliki GDP per kapita tertinggi di antara 1.000 kota yang dianalisis.
Tokyo menjadi satu-satunya kota Asia yang masuk 10 besar pada 2026, yakni di posisi kesembilan. Oxford Economics juga menyoroti potensi sejumlah kota Asia lainnya, termasuk Kuala Lumpur, Ho Chi Minh City, Shenzhen, dan Bengaluru. Secara keseluruhan, indeks tersebut menunjukkan bahwa daya saing kota terbentuk dari kombinasi ekonomi, manusia, lingkungan, tata kelola, dan kualitas hidup yang saling berkaitan.(*)
