Warga Tempuran Kemalingan Uang 150 Juta Dalam Mobilnya
Yogyakarta ; Seorang nasabah bank menjadi korban pencurian dengan modus ban kempes dan pecah kaca mobil di kawasan Simpang Empat Pakelan, Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Uang tunai sebesar Rp150 juta yang baru diambil dari bank raib digondol pelaku saat korban meninggalkan mobilnya untuk makan bakso.
Petugas Tim Inafis Polresta Magelang bersama personel kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan barang bukti dan menyelidiki kasus tersebut.
Korban diketahui bernama Trisan Edi Wibowo (35), warga Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang. Peristiwa itu bermula ketika korban dalam perjalanan pulang setelah mengambil uang tunai dari sebuah bank di Kota Magelang.
Di tengah perjalanan, korban menyadari ban belakang kiri mobilnya dalam kondisi kempis. Korban kemudian menghentikan kendaraannya dan memarkirkannya di depan sebuah ruko di kawasan Simpang Empat Pakelan sambil menunggu bantuan dari bengkel.
Sembari menunggu, korban menyeberang jalan untuk makan di sebuah warung bakso. Uang tunai sebesar Rp150 juta ditinggalkan di dalam mobil karena tidak muat dimasukkan ke dalam tas.
Saat sedang makan, korban mendengar teriakan sejumlah pelajar yang berada di sekitar lokasi parkir mobilnya. Korban segera berlari menuju mobil dan mendapati kaca pintu depan telah dipecahkan. Setelah diperiksa, uang tunai yang disimpan di bawah jok mobil sudah tidak ada.
Korban menduga pelaku telah mengikuti pergerakannya sejak keluar dari bank. Dugaan tersebut diperkuat dengan kondisi ban mobil yang diduga sengaja dikempiskan sebelum aksi pencurian dilakukan. Menurut korban, pelaku diperkirakan berjumlah dua orang dan menggunakan sepeda motor.
"Dari bank saya langsung perjalanan pulang. Saya mampir makan bakso Lombok Ijo, lalu parkir di sini dan menyeberang. Mobil saya tinggal sebentar. Tiba-tiba anak-anak sekolah berteriak, saya langsung lari ke mobil. Kacanya sudah pecah. Uang Rp150 juta hilang karena tidak muat dimasukkan ke tas. Saya baru tahu ban sudah kempis saat parkir. Sepertinya memang sudah dikempiskan. Pelakunya diduga dua orang naik sepeda motor," ujar korban, Trisan Edi Wibowo, dikutip Jumat, 31 Juli 2026.
Untuk kepentingan penyelidikan, korban kemudian dibawa ke Mapolsek Mertoyudan guna dimintai keterangan. Sementara itu, polisi masih melakukan penyelidikan. (*)
