Tiga Bangunan SD Negeri 1 Batanghari, Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik
Lampung; Tiga bangunan di SD Negeri 1 Batanghari, Kecamatan Rawapitu, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, ludes terbakar pada Senin, 27 Juli 2026 sore. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan menghanguskan sejumlah fasilitas serta aset penting milik sekolah.
Peristiwa itu pertama kali diketahui seorang warga yang melintas di depan sekolah sekitar pukul 14.30 WIB. Saat melihat kepulan asap, api sudah membesar dan dengan cepat membakar bangunan sekolah.
Kepala SD Negeri 1 Batanghari, Eneng Ade Rosmawati, mengatakan titik api diduga berasal dari ruang perpustakaan yang berada di bagian tengah kompleks bangunan yang terbakar.
"Tetangga yang biasa melintas melihat asap sudah sangat besar. Sekitar 15 menit kemudian, api langsung menghanguskan seluruh bangunan. Dugaan sementara penyebabnya adalah korsleting listrik," ujar Eneng.
Tiga bangunan yang terbakar meliputi ruang guru dan kepala sekolah, gedung perpustakaan, serta ruang seni yang digunakan untuk kegiatan praktik tari sekaligus tempat penyimpanan perlengkapan kesenian.
Selain bangunan, berbagai aset sekolah turut hangus terbakar, di antaranya rak dan koleksi buku perpustakaan, dokumen sekolah, televisi, perangkat sound system, hingga peralatan kesenian.
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, keterbatasan sarana pemadam kebakaran serta material bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat api dengan cepat merambat ke bangunan lainnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat kebakaran terjadi, seluruh siswa dan tenaga pendidik telah menyelesaikan kegiatan belajar mengajar. Beberapa siswa bahkan baru saja selesai mengikuti latihan tari, pionering, dan baris-berbaris sebagai persiapan menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Akibat kebakaran itu, kegiatan belajar mengajar dipastikan terdampak karena sebagian besar buku pelajaran dan fasilitas penunjang pendidikan ikut musnah.
Saat ini, jajaran Polsek Rawapitu telah memasang garis polisi di lokasi kejadian dan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Pihak sekolah berharap Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang melalui Dinas Pendidikan dapat segera memberikan bantuan agar proses belajar mengajar dapat kembali berlangsung normal secepatnya.(*)

