Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Polisi Amankan Rumah Produksi Oli Bekas Pakai di Daerah Kalisuren

Depok: Unit Reskrim Polsek Tajurhalang, Polres Metro Depok, melakukan pengungkapan rumah produksi oli abak abal dengan merek dagang tertentu di Desa Kalisuren, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Jumat 17 Juli 2026. Polisi mengungkap peredaran jenis oli kendaraan yang mereka produksi dan diduga dikemas ulang dengan oli yang banyak beredar di pasaran.(19/7).

Ilustrasi kondisi mesin sepeda motor jika menggunakan oli yang tidak berkualitas
Ilustrasi kondisi mesin sepeda motor jika menggunakan oli yang tidak berkualitas

Kapolsek Tajurhalang Iptu. Raden Suwito mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal usaha tersebut diduga belum memiliki perizinan lengkap. Parahnya lagi priduk yang yang dibuat tidak tertera label SNI yang sudah pasti merugikan konsumennya.

"Mereka beroperasi sudah setahun di kalisuren per harinya ga cukup banyak operasinya pemasaran di Cibinong dan Bogor. Nama olinya itu olig, dari barang bukti yang kita amankan belum ada label SNI kalau ada kemiripan dengan label kemasan itu didapat secara ritel dari pihak ke tiga," Jelas kapolsek Tajurhalang Iptu Raden Suwito, Jumat kemarin,,17 Juli 2026.

Ada tiga Undang Undang yang dilanggar dalam produksi oli abal abal tersebut, Yakni Undang Undang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian, Undang Undang Perdagangan, serta Undang Undang Perlindungan Konsumen. Polisi masih mendalami asal-usul produk, legalitas usaha, serta kemungkinan adanya pelanggaran lain terkait kegiatan pengemasan dan pemasaran oli tersebut.

Salah seorang pegiat otomotif ternama di Bogor, Pandu Wibisono, mengaku pernah tertipu menggunakan jenis oli tersebut untuk kendaraannya. Harga yang lebih murah dengan kemasan yang menyerupai produk oli tertentu membuat para konsumennya tergiur dalam jangka pendek justru merusak mesin kendaraan yang Ia digunakan.

"Pernah saya itu terpaksa karena sudah tidak ada oli lain jadi saya pake yang akhirnya justru malah mesin makin rusak, jadi jajan lagi. Saran saya sebelum membeli pastikan barcode dan belinya di bengkel resmi atau di bengkel yang terpercaya, kalau dilihat sekilas mirip kaya oli baru, bening padahal bekas, yang kaya gini gini nih perlu lah ditertibkan atau dilaporkan kalau ada temuan terutama bengkel jangan asal terima sales,” tambah Pandu.

Dari penelusuran para mekanik bengkel, ternyata jenis oli dimaksud adalah oli bekas yang di saring ulang dengan metode kimia tertentu sehingga memiliki warna yang lebih cerah menyerupai oli yang asli dan ber SNI.

"Oli bekas disuling lagi jadi oli bening secara karakter, cuman tidak ada adiktif aktif untuk anti wear anti friksi dan anti foaming dan lain lain, sehingga bukan merawat mesin malah sebaliknya" tambahnya

Produsen oli asli menggunakan teknologi tutup botol sekali pakai. Oli abal abal sering menggunakan tutup botol bekas yang dilem kembali. Oli asli dilengkapi dengan QR code unik pada bagian tertentu.

Oli yang asli umumnya berwarna bening dan tidak berbau menyengat. Oli abal abal meskipun bening cenderung pekat, atau berbau sangit atau gosong dari asap knalpot saat mesin dinyalakan.(*)

Hide Ads Show Ads