Hari ini
Cuaca 0oC
Karawang Terkini

Musibah Keracunan MBG Sekitar 100 Orang, Bupati Tegaskan Perlu Evaluasi dan Pengawasan

Garut ; Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meninjau langsung kondisi para korban pasca-insiden dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah menjalani perawatan di Puskesmas Cibatu, Kabupaten Garut, Jumat, 24 Juli 2026.
Bupati Garut saat menyerahkan bantuan kepada keluarga korban keracunan di Puskesmas Cibatu
Bupati Garut saat menyerahkan bantuan kepada keluarga korban keracunan di Puskesmas Cibatu

Ia menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Garut bergerak cepat untuk memastikan seluruh korban memperoleh pelayanan kesehatan terbaik hingga pulih sepenuhnya. "Ini adalah musibah yang terjadi, kemudian kami menyikapi dengan cara memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat supaya mereka segera pulih kembali," ucapnya, di Garut.

Pemerintah Kabupaten Garut juga menghentikan sementara operasional dapur penyedia MBG di lokasi kejadian untuk mendukung proses pemeriksaan dan evaluasi menyeluruh yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN)." Untuk sementara operasionalnya dihentikan hingga menunggu hasil pemeriksaan dan evaluasi secara menyeluruh yang dilakukan BGN," katanya.

Ia menyampaikan, pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan Koordinator Wilayah (Korwil) BGN guna memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG, termasuk melakukan peninjauan ulang terhadap Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) serta kelengkapan perizinan operasional.

"Harapannya segera sembuh kembali dan BGN khususnya juga tadi pagi evaluasi terkait dengan SLHS, perizinan dan lain-lain, kita juga tadi ngobrol dengan Korwil BGN kita minta ini lebih ada atensi dari semuanya supaya tidak terjadi lagi," ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Garut bersama Bank BJB dan BAZNAS turut menyalurkan bantuan kerohiman awal sebesar Rp250.000 kepada setiap korban sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak musibah tersebut." Kami bekerjasama dengan lembaga lainnya telah menyalurkan banruan berupa uang tunai kepada para korban keracunan," katanya.

Bantuan lanjutan berupa paket sembako juga telah disiapkan dan akan disalurkan kepada para korban beserta keluarganya setelah mereka diperbolehkan pulang dari fasilitas kesehatan." Kami berharap seluruh pasien segera pulih dan hasil evaluasi dapat menjadi dasar perbaikan sistem pelaksanaan program MBG agar kejadian serupa tidak kembali terulang," ujarnya.

Dilaporkan sebelumnya bahwa kamis kemarin, sekitar 100 orang lebih warga yang merupakan santri di Pasantren Al-Almansuriyah yang ada di RT 04 RW 05 Kp Cigaluh Desa Mekarsari, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut mengalami keracunan setelah diduga menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG).(*)

Hide Ads Show Ads