Awas Hoaks, Pertamina Meluruskan Kabar Penghentian Distribusi BBM ke SPBU
Jakarta: PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) membantah informasi transporter enggan menyalurkan BBM ke SPBU karena keterlambatan pembayaran. Penegasan tersebut menanggapi informasi yang beredar di salah satu media mengenai adanya transporter yang disebut enggan menyalurkan BBM ke SPBU.(19/7/26).
![]() |
| Petugas tengah mengisi tangki dengan bahan bakar minyak (BBM) untuk selanjutnya didistribusikan ke SPBU (Foto: PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara ) |
Pertamina menyebut informasi transporter enggan menyalurkan BBM tidak sesuai fakta di lapangan. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani menjelaskan distribusi BBM masih berlangsung.
“Proses distribusi BBM di wilayah Sumatra Utara tetap berjalan secara berkesinambungan. Seluruh armada mobil tangki terus beroperasi untuk memenuhi kebutuhan pasokan BBM masyarakat, didukung operasional Fuel Terminal dan SPBU selama 24 jam,” kata Fahrougi Andriani , dalam keterangan tertulis, Jumat kemarin, 17 Juli 2026.
Fahrougi memastikan hubungan kerja sama dengan seluruh mitra transporter tetap berjalan dengan baik. Mekanisme administrasi maupun pembayaran kepada mitra dilaksanakan sesuai ketentuan dan dikelola secara profesional sehingga tidak menghambat proses penyaluran energi kepada masyarakat.
Ia juga memastikan distribusi BBM tetap berjalan secara optimal seusai dengan skema yang telah ditetapkan. Selain itu, Pertamina memastikan tidak ada penghentian distribusi BBM ke SPBU.
"Armada mobil tangki terus bergerak melakukan pengiriman ke SPBU sesuai skema penyaluran yang telah ditetapkan. Kami memastikan tidak ada penghentian distribusi akibat persoalan pembayaran kepada transporter sebagaimana diberitakan," ujar Fahrougi
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mengoptimalkan upaya percepatan normalisasi distribusi melalui pengoperasian Fuel Terminal dan SPBU selama 24 jam. Selanjutnya penambahan armada mobil tangki, dukungan Awak Mobil Tangki (AMT), serta koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan agar kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi.
Ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh dengan informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat, kata Fahrougi dapat menghubungi Pertamina Customer Solution 135 jika ada kendala layanan dan distribusi BBM.
“Masyarakat dapat memperoleh informasi resmi melalui kanal komunikasi Pertamina. Atau menghubungi Pertamina Customer Solution 135 apabila membutuhkan informasi terkait layanan dan distribusi BBM,” ujarnya menerangkan.(*)
