Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Putin Hentikan Serangan ke Kyiv Atas Permintaan Trump

Moskow : Presiden Rusia Vladimir Putin menyetujui penghentian sementara serangan terhadap Kyiv hingga Minggu, 1 Februari 2026. Keputusan itu diambil setelah ia menerima permintaan langsung dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dilansir dari France24.
Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (Foto: X - The White House)

Keputusan tersebut disampaikan Kremlin di tengah kondisi cuaca ekstrem yang melanda Ukraina. Suhu di ibu kota Kyiv diperkirakan akan turun hingga minus 30 derajat Celsius dalam beberapa hari ke depan.

Sebelumnya, serangan Rusia terhadap jaringan energi Ukraina telah menyebabkan sejumlah distrik di Kyiv kehilangan pasokan pemanas. Hal tersebut memicu kekhawatiran akan terjadinya krisis kemanusiaan.

Trump menyatakan permintaannya kepada Putin didorong oleh kondisi dingin ekstrem. Sementara itu, Moskow menilai langkah tersebut juga bertujuan menciptakan suasana kondusif bagi proses perundingan untuk mengakhiri perang.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan tidak ada serangan terhadap fasilitas energi pada satu malam. Ukraina menuduh Rusia tetap menyerang jalur logistik, termasuk melalui serangan drone terhadap fasilitas perkeretaapian.

Zelensky menyambut baik jeda serangan tersebut dan menyatakan Ukraina tidak akan menyerang infrastruktur energi Rusia jika Moskow menahan diri. Namun, angkatan udara Ukraina melaporkan Rusia masih meluncurkan puluhan drone dan sebuah rudal.

Penghentian sementara serangan ini terjadi menjelang pertemuan putaran kedua perundingan Rusia dan Ukraina di Abu Dhabi. Perundingan diperkirakan akan berfokus pada isu wilayah, di mana Rusia masih menduduki sebagian besar wilayah Ukraina timur dan selatan.

Moskow menuntut Kyiv menarik pasukan dari sebagian wilayah Donetsk, tuntutan yang ditolak Ukraina karena dianggap mengancam integritas wilayahnya. Ukraina juga memerintahkan evakuasi keluarga dengan anak-anak dari sejumlah desa di wilayah Kharkiv yang terdampak pertempuran.(*)

Hide Ads Show Ads