Hari ini
Cuaca 0oC
Karawang Terkini

Serangan Drone Rusia Tewaskan Lima Orang

Ukraina : Pavlohrad Dilanda Duka, Puluhan Warga Sipil Terluka Akibat Gempuran Udara Siang Bolong
Geliat aktivitas siang hari pada kamis 10 september 2026 di pusat perniagaan Kota Pavlohrad, Ukraina, seketika berubah menjadi kepanikan massal setelah sebuah pesawat nirawak meluluhlantakkan kawasan komersial tersebut. 

Dinas Darurat Negara Ukraina terlihat memadamkan titik api akibat serangan Drone disebuah Mall (Foto:BBC News

Otoritas setempat mengonfirmasi bahwa insiden kekerasan ini merenggut lima nyawa dan melukai puluhan lainnya, di tengah intensifikasi serangan udara yang menyasar fasilitas publik sepanjang pekan ini.

Menteri Dalam Negeri Ukraina, Ivan Vyhivskyi, menyatakan bahwa gempuran tersebut terjadi pada saat kawasan pertokoan dipadati oleh masyarakat sipil yang sedang beraktivitas. 

Berdasarkan laporan dari aparat darurat, sedikitnya 67 orang menderita luka-luka akibat hantaman proyektil dan serpihan bangunan, termasuk delapan anak-anak yang kini harus menjalani perawatan intensif.

Tragedi ini menambah daftar panjang kehancuran infrastruktur sipil di berbagai wilayah. Dalam beberapa hari terakhir, fasilitas perbelanjaan di kota Sumy dan Zaporizhzhia turut menjadi sasaran serangan udara serupa. Pemerintah Kyiv menilai rangkaian gempuran ini sebagai strategi sistematis untuk menebar teror dan melemahkan ketahanan mental penduduk lokal.

"Moskow terus mengandalkan taktik kekerasan tanpa henti terhadap warga sipil untuk memaksakan konsesi politik," ujar Menteri Luar Negeri Ukraina, Andrii Sybiha, dalam keterangannya.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, menyampaikan duka cita mendalam bagi keluarga korban. Melalui pernyataan resminya, ia mengecam tindakan penyerangan yang dengan sengaja menargetkan ruang-ruang publik di mana masyarakat berkumpul.

Di sisi lain, eskalasi konflik juga dilaporkan terjadi di wilayah yang dikuasai atau berbatasan langsung dengan Rusia. Pejabat Rusia menyebutkan adanya serangan drone laut yang menimpa kawasan pesisir Sochi, serta insiden terpisah di Belgorod dan wilayah Zaporizhzhia yang mengakibatkan korban jiwa di kalangan warga sipil.

Hingga kini, upaya diplomasi damai yang dimediasi oleh utusan khusus Amerika Serikat pasca-pertemuan tingkat tinggi di Moskow dan Kyiv belum membuahkan hasil signifikan. Konflik bersenjata skala penuh ini terus berlanjut tanpa kepastian penyelesaian jangka pendek, sementara warga sipil di kedua belah pihak tetap menanggung dampak kemanusiaan yang paling berat.(*)

Hide Ads Show Ads