Hari ini
Cuaca 0oC
Karawang Terkini

Baka Naik, Menteri ESDM Sebut Ada Potensi Penyesuaian Harga BBM Jenis Pertamax

Jakarta : Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, mengungkapkan potensi terjadinya penyesuaian harga untuk BBM jenis Pertamax. Penyesuaian ini, menjadi kabar baik bagi masyarakat pengguna BBM non-subsidi itu.(21/7).
Foto ilustrasi: SPBU

Bahlil mengatakan, penyesuaian harga Pertamax tersebut yakni dengan penurunan harga dari yang saat ini masih berlaku. Ia menyebut, potensi penurunan harga Pertamax ini, melihat kondisi harga minyak dunia yang fluktuatif.

"Karena teman-teman tahu kan, bahwa kadang-kadang harga ICP hari ini naik, besok turun. Enggak sampai dua hari naik lagi," kata Bahlil saat ditemui wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026.

Meski demikian, dalam penentuan keputusan penyesuaian harga itu, menurutnya masih harus menunggu kajian mendalam. Hal lainnya yang menjadi penentu, katanya, yakni dengan tidak adanya ketegangan geopolitik yang mengganggu stabilitas harga minyak dunia.

Seiringan dengan wacana itu, Bahlil menyebut akan terlebih dahulu mematangkan penyesuaian dengan penurunan harga Pertamax dengan sejumlah pihak. Hal ini ditujukan, untuk menyepakati bersama penyesuaian penurunan harga BBM Pertamax.

"Saya akan melakukan rapat dengan badan usaha dari Pertamina maupun beberapa badan usaha lain. Ketika harga minyak dunia turun, kita akan menyesuaikan," ujarnya.

Bahlil menambahkan, kajian terkait penyesuaian harga BBM Pertamax, untuk tidak memberatkan masyarakat penggunanya. Selain itu dalam upaya penyesuaian yang diperkirakan dapat diterapkan Agustus mendatang ini, tidak membebani para pengusaha BBM Nasional.

"Dalam kondisi seperti ini kita mencari formulasi yang bijak, yang tidak memberatkan rakyat pengguna khususnya yang non-subsidi. Ini kan totalnya 20 persen, tapi juga kita tidak memberatkan pelaku usaha di sektor perminyakan," ujar Bahlil.(*)

Hide Ads Show Ads